Siaran Pers & Informasi Aktual

Informasi Iklim Provinsi Nusa Tenggara Timur (Update 20 Juni 2022)
  Thomas Y. Blegur  /     21 Juni 2022

Monitoring Hari Tanpa Hujan berturutturut (HTH) Dasarian II Juni 2022 di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada umumnya mengalami Hari Tanpa Hujan dengan kategori Sangat Pendek (1 – 5 hari). Dan di Kab. Manggarai Barat (sekitar Labuan Bajo), Kab. Manggarai (sekitar Pagal dan Gapong), Kab. Manggarai Timur (sekitar Ranamese), Kab. Sumba Barat Daya (sekitar Tambolaka) dan Kab. Sumba Barat (sekitar Kabukarudi) masih mengalami Hari Hujan. Namun di Kab. Kupang (sekitar Oekabiti dan Camplong) telah mengalami HTH dengan kategori Sangat Panjang (31 – 60 hari); serta di Kab. Timor Tengah Selatan (sekitar Oebelo), Kab. Kupang (sekitar Oemofa) dan Kab. Sumba Timur (sekitar Rambangaru dan Kamanggih) telah mengalami HTH dengan kategori Ekstrem Panjang (>60 hari).

Analisis curah hujan Dasarian II Juni 2022 pada umumnya wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami curah hujan dengan kategori Rendah (0 – 50 mm), kecuali di sebagian Kab. Flores Timur, sebagian Kab. Lembata, sebagian Kab. Alor dan sebagian kecil Kab. Timor Tengah Selatan mengalami curah hujan dengan kategori Menengah (51 – 150 mm).

Berdasarkan Peta Prakiraan Deterministik Curah Hujan Dasarian III Juni 2022 diprakirakan pada umumnya akan mengalami curah hujan Rendah (0 - 50 mm), kecuali di sebagian kecil Kab. Manggarai Barat, sebagian kecil Kab. Manggarai, sebagian kecil Kab. Ngada, sebagian kecil Kab. Kupang, sebagian kecil Kab. Timor Tengah Selatan, sebagian kecil Kab. Timor Tengah Utara, sebagian kecil Kab. Malaka dan sebagian kecil Kab. Belu akan mengalami curah hujan Menengah (51 – 150 mm). Sedangkan di sebagian kecil Kab. Timor Tengah Utara dan sebagian kecil Kab. Timor Tengah Selatan akan mengalami curah hujan Tinggi (151 – 300 mm).


- Klik tautan ini untuk download versi PDF.

Sumber: Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang

Peringatan Dini Cuaca
NTT Hari Ini!

Waspada potensi angin kencang di wilayah P. Timor, P. Sabu, P. Rote dan P. Sumba. Waspada potensi meluasnya kebakaran hutan/lahan di wilayah NTT