Siaran Pers & Informasi Aktual

PRESS RELEASE KEWASPADAAN TERHADAP CUACA EKSTREM PADA TANGGAL 29 DESEMBER 2022 HINGGA 3 JANUARI 2023 DI KABUPATEN ALOR
  Thomas Y. Blegur  /     29 Desember 2022

Berdasarkan analisis kondisi cuaca terkini, kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih berpotensi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan termasuk wilayah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Adapun kondisi dinamika atmosfer yang dapat memicu peningkatan curah hujan tersebut antara lain:

  1. Monsun Asia menunjukkan aktifitas cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir dengan potensi dapat disertai adanya seruakan dingin dan fenomena aliran lintas ekuator yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Seruakan dingin Asia merupakan fenomena yang cukup lazim terjadi saat Monsun Asia aktif yang mengindikasikan adanya potensi aliran massa udara dingin dari wilayah Benua Asia menuju ke wilayah selatan. Dampak dari munculnya seruakan dingin tersebut dapat meningkatkan potensi curah hujan di Indonesia termasuk wilayah Kabupaten Alor.
  2. Adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Australia yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan ekuator serta dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di sekitar beberapa wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, serta berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan sekitarnya.
  3. Aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO) disertai fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial masih menunjukkan kondisi yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan di wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

POTENSI CUACA

Berdasarkan platform informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG, beberapa wilayah di Kabupaten Alor berada dalam POTENSI SIAGA dan WASPADA yang perlu diwaspadai pada periode tanggal 28 - 30 Desember 2022. Adapun wilayah dalam POTENSI SIAGA adalah Alor Barat Laut pada tanggal 29 Desember 2022. Wilayah dalam POTENSI WASPADA adalah Teluk Mutiara, Alor Tengah Utara, Kabola, Alor Barat Laut, Alor Selatan, Alor Barat Daya, dan wilayah sekitarnya.

Potensi hujan dengan intensitas sedang - lebat selama periode tanggal 28 Desember 2022 hingga 03 Januari 2023 secara umum merata di seluruh wilayah Kabupaten Alor.

Potensi hujan dengan intensitas lebat – sangat lebat selama periode tanggal 28 Desember 2022 hingga 03 Januari 2023 di wilayah Pantar Tengah, Pantar, Pantar Timur, Pulau Pura, Alor Barat Laut, Alor Barat Daya, Teluk Mutiara, Kabola, Alor Tengah Utara, Lembur, Mataru, Alor Selatan, Alor Timur Laut.

POTENSI GELOMBANG TINGGI

Untuk potensi gelombang tinggi di wilayah perairan sekitar Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Alor pada periode 29 – 31 Desember 2022 yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut: (Sumber: Stasiun Meteorologi Maritim Tenau – Kupang)

  1. 1.25 - 2.5 meter di Selat Sumba bagian timur yang beresiko tinggi terhadap Perahu Nelayan dan Kapal Tongkang.
  2. 2.5 - 4.0 meter di Selat Sape, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian utara, Selat Flores - Lamakera, Selat Alor - Pantar, Selat Ombai, Perairan utara Kupang - Rote dan Selat Wetar yang beresiko tinggi terhadap Kapal Ferry.
  3. 4.0 - 6.0 meter di Perairan utara Flores, Laut Sawu bagian selatan, Perairan selatan Kupang - Rote, Samudera Hindia selatan Sumba - Sabu dan Samudera Hindia selatan Kupang - Rote yang beresiko tinggi terhadap Kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar.

Prakiraan Tinggi Gelombang Laut di wilayah NTT berlaku 29 – 31 Desember 2022 (Sumber: Stasiun Meteorologi Maritim Tenau – Kupang)

Update terkini ketinggian gelombang wilayah perairan Kabupaten Alor: http://www.meteoalor.id/prakiraan_maritim_alor.php

POTENSI BANJIR PESISIR (ROB)

  1. Banjir Pesisir (ROB) adalah peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir pantai yang disebabkan oleh air laut pasang atau curah hujan yang tinggi, kemudian menyebabkan daerah di sekitarnya tergenang oleh air laut.
  2. Penyebab dari Banjir Pesisir (ROB) adalah adanya fenomena Bulan Baru pada tanggal 23 Desember 2022 dan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada tanggal 24 Desember 2022 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data prediksi pasang surut, tinggi gelombang, kecepatan angin, dan curah hujan yang tinggi maka dapat mempengaruhi dinamika pesisir pantai di wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk wilayah Kabupaten Alor, berupa potensi banjir pesisir.
  3. Untuk itu masyarakat pesisir pantai di wilayah Kabupaten Alor dihimbau WASPADA adanya fenomena BANJIR PESISIR (ROB) yang diprediksi terjadi pada tanggal 29 – 30 Desember 2022
  4. Adapun dampak yang dapat ditimbulkan adalah pada terganggunya transportasi di sekitar Pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam, dan perikanan darat, serta kegiatan bongkar muat di Pelabuhan.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, banjir rob (banjir di wilayah pesisir), tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin, dan sambaran petir. Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang.

Hubungi kami (24 jam) di: (0386) 2221613 dan WhatsApp 08113816514 dan/atau unduh aplikasi INFO BMKG di appstore dan playstore, serta mengunjungi website kami di: http://www.meteoalor.id/


Alor, 28 Desember 2022

Kepala Stasiun Meteorologi Mali-Alor

ERWIN ANDREW KARIPUI


- Klik tautan ini untuk download versi PDF.

Peringatan Dini Cuaca
NTT Hari Ini!

Waspada potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kab. Kupang, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya dan Sumba Timur.